6 Fakta Unik Perihal Adzan

Bagi Kita, pada umumnya, sering mendengar bunyi adzan yang selalu dikumandangkan setiap harinya. Sebagian besar terdengar sangat indah juga merdu (Baca: Cara Tradisional Agar Suara Menjadi Lebih Merdu). Suara adzan yang dikumandangkan, bertujuan untuk memberitahu umat muslim untuk melakukan sholat. Selain dari itu banyak fungsi lain yang memakai adzan sebagai "kalimat penyeru". Dan yang lebih ahli lagi ternyata ada beberapa fakta unik wacana adzan. Langsung saja berikut ini fakta unik wacana adzan yang diambil dari sumber Facebook.

1. Keunikan pertama, adzan yang dikumandangkan mengandung kekuatan yang sangat dahsyat. Begitu adzan berkumandang, umat muslim yang benar-benar beriman dan bertakwa terhadap Allah SWT akan bergegas untuk segera mengakhiri kegiatan untuk melakukan kewajiban. Tanpa sadar syaraf akan memerintahkan untuk segera melakukan sholat. Simpul kesadaran psiko-religius di dalam otak umat muslim seketika bergetar dengan hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang yang bertakwa. Seakan bunyi adzan yang dikumandangkan telah tertanam dalam alam bawah sadar setiap muslim yang bertakwa. Sehingga ketika mendengarnya, indra-indra badan mereka kemudian bergerak untuk salat. Suara adzan seakan telah menyentuh fitrahnya untuk beribadah.

2. Banyak sekali non muslim yang mendapat hidayah ketika mendengar adzan yang dikumandangkan. Banyak kisah hidup mualaf yang beberapa diantaranya mendapat hidayah alasannya yaitu mendengarkan adzan. Dan alasannya yaitu itu Mereka tetapkan untuk masuk islam. Hal ini dibuktikan oleh Kementerian Urusan Agama Turki. Sedikitnya 634 orang sudah masuk Islam ketika tahun 2011, termasuk 467 wanita, yang berusia 30 hingga 35 tahun, dan berasal dari kebangsaan yang berbeda mulai dari Maldiva, Belanda, Jerman, Brasil, Perancis, Cina, AS, Rumania dan Estonia. Mereka yaitu turis-turis yang tengah melancong ke Turki. Di kota Kayseri Turki sendiri, sedikitnya 14 orang telah masuk islam selama empat tahun terakhir, termasuk 10 wanita. Grand Mufti kota Kayseri, Syaikh Ali Marasyalijil menyebutkan umumnya mereka masuk Islam sehabis tersentuh mendengar alunan adzan.
Rapper papan atas Amerika Serikat, Chauncey L Hawkins yang terkenal disapa Loon bahkan mengakui masuk Islam sehabis mendengar bunyi adzan ketika dirinya tengah berkunjung ke Abu Dhabi, Dubai. Selain dari itu masih banyak kisah lagi wacana mualaf yang masuk islam alasannya yaitu mendengar adzan tapi tidak diposting disini.

3. Adzan juga dikumandangkan ketika kejadian insiden sejarah. Selain dipakai untuk menunjukan waktu sholat tiba, adzan juga dikumandangkan pada kejadian penting dan bersejarah. Misalnya ketika seorang bayi lahir. Selain itu, ketika kejadian penting dalam Islam terjadi, adzan juga berkumandang. Ketika pasukan Rasulullah berhasil menguasai Makkah dan berhala-berhala di sekitar ka’bah dihancurkan, Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan dari atas Ka’bah. Peristiwa lain, ketika Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman yang mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur, beberapa perajurit Ottoman masuk ke dalam kemudian mengumandangkan adzan sebagai tanda kemenangan mereka.

4. Pada awalnya Rasulullah SAW tidak tahu dengan cara apa yang akan dipakai untuk mengingatkan umat muslim bila waktu sholat tiba. Ada sobat yang memberikan usul untuk mengibarkan bendera, menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan membunyikan lonceng. Semua saran yang disampaikan tersebut dianggap tidak begitu pantas untuk dipakai dalam mengingatkan sholat.
Hingga pada balasannya datanglah sahabat, Abdullah bin Zaid yang bercerita jikalau ia mimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan menyerupai yang ketika ini sering Kita dengar. Lalu dikabarkanlah perihal mimpi ini kepada Rasulullah. Umar bin Khathab mendengar hal itu dan ternyata ia juga mengalami mimpi yang sama. ”Demi Tuhan yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, saya benar-benar melihat menyerupai yang ia lihat (di dalam mimpi)”. Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
Rasulullah menyetujui untuk memakai lafaz-lafaz adzan itu sebagai tanda waktu sholat tiba.

5. Adzan pada umumnya dikumandangkan 5 kali sehari. Semenjak adzan pertama kali dikumandangkan 14 kurun kemudian hingga ketika ini, tak sanggup dihitung berapa juta kali adzan telah berkumandang.
Anggap saja setahun 356 hari. Jika 14 kurun yaitu 1400 tahun, maka 1400 tahun x 356 hari = 511000 hari. Dalam satu hari, adzan 5x dikumandangkan. Sehingga sedikitnya adzan telah dikumandangkan 2.555.000 kali. Jika dalam satu hari ada 1 juta muslim di dunia yang mengumandangkan adzan, jadi adzan telah dikumandangkan sebanyak 2.555.000.000.000 kali. Subhanallah!

6. Adzan akan dikumandangkan tanpa henti hingga final zaman tiba. Karena Bumi berbentuk bulat. Ini menjadikan terjadi perbedaan waktu sholat pada setiap daerah. Ketika adzan telah selesai berkumandang di satu daerah, maka selanjutnya adzan berkumandang di daerah lain. Dan selanjutnya akan menyerupai itu terus. Satu jam sehabis adzan selesai dikumandangkan di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula Sumatera. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma yaitu di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh daerah India. Srinagar dan Sialkot mempunyai waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar yaitu empat puluh menit, dan dalam waktu ini, adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad yaitu satu jam.

Adzan akan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak. Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir yaitu satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki yaitu satu setengah jam, dan pada ketika ini undangan shalat dikumandangkan.
Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh daerah Afrika. Oleh alasannya yaitu itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bab timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik sehabis sembilan setengah jam.

Sebelum adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di daerah timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta sehabis kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul.
Begitu seterusnya adzan terus berkumandang di bumi dan tidak pernah berhenti hingga final zaman terjadi. Subahanallah.

Comments

Popular posts from this blog

8 Manfaat Pelukan Bagi Hubungan Cinta Kalian

Pasang Iklan Di Facebook Tanpa Kartu Kredit

Pasangan Untuk Zodiak Aries