Saudaraku Di Kala Kemudian Dan Keunikannya

Sekali lagi, perkenalkan Saya Rohmad Nurhidayat. Foto diatas ialah 3 Saudaraku di masa lalu. Yang paling kiri dari layar ialah yang pertama. Dia dulu sangat nyinyir dan galak, agama ialah hal yang paling penting baginya. Kata yang sering keluar ialah "dosa", "dosa", dan "dosa". Ilmu agamanya cukup tidak mengecewakan dan tentunya sangat andal dalam bahasa arab. Karena Ibu Kami sudah meninggal semenjak Saya kelas 3 SD dan Ayah menikah lagi semenjak Saya kecil, Kakak wanita Saya yang pertama ini sering menjadi penanggung jawab atas keperluan adik-adiknya yang sifatnya cukup berat.
Laki-laki tengah yang paling besar ialah Kakak nomor dua. Dia (alm) merupakan Orang yang keras dan juga tegas. Saya waktu kecil sering menerima tindakan bergairah kalau berbuat salah, namun bahwasanya Dia baik dan sering memperlihatkan sesuatu yang sifatnya berharga bagi Saya. Dia keras tapi Saya tahu itu untuk kebaikan Saya. Kreatif dan sanggup mencar ilmu sesuatu dengan cepat. Sayangnya gampang tertarik dengan hal yang berbau gaib. Tidur di kawasan angker, berburu makhluk halus, dsb ialah hal yang sering dilakukan.
Yang paling kanan dari layar ialah Kakak wanita Saya yang nomor 3. Dia dulu tomboy dan sering berkelahi. Lawannya sobat sekolah Cowok dan Kakak wanita Saya ini sering menang dalam perkelahian. Meski begitu, prestasinya luar biasa. Dia selalu menerima peringkat pertama tanpa belajar. Dia juga banyak memberi barang-barang berharga pada Saya. Dia sanggup menguasai banyak bahasa asing, paling andal bahasa inggris, mandarin, dan juga jepang. Lainnya mungkin hanya setengah-setengah atau sekedar bisa.
Yang paling kecil dan paling culun ialah Saya sendiri. Tidak ada hal yang istimewa. Hanya suka bermain sulap kecil-kecilan untuk menghilangkan uang sobat atau menciptakan permainan yang pada dasarnya menciptakan uang sobat jadi miliknya. Untuk ketika ini dan sekarang, mungkin belum ada hal yang sanggup dibanggakan. Tapi suatu saat, supaya sanggup jadi Orang yang mempunyai kegunaan dan sanggup dibanggakan.
Comments
Post a Comment